3 Ramalan Nostradamus yang Menjadi Kenyataan


Generasi terselubung- Bagi penggemar kisah sejarah atau hal yang berbau mistik, Anda pasti mengenal nama Michael Nostradamus. Dia adalah seorang peramal kelahiran tahun 1503 yang berasal dari Prancis. Ia terkenal setelah menerbitkan buku ramalannya yang berjudul The Prophecies kemudian disusul jilid berikutnya yang berjudul Century. Dalam ramalannya, Nostradamus mengungkapkan beberapa hal yang terbukti nyata pada masa kini. Apa sajakah ramalan Nostradamus yang menjadi nyata? JadiBerita merangkum tiga ramalannya yang paling terkenal dan menjadi kenyataan.

1.Tragedi Serangan 9/11

Volcanic fire from the center of the earthwill cause trembling around the new city:
Two great rocks will make war for a long time.
Then Arethusa will redden a new river

“Api vulkanik berasal dari pusat bumi akan menyebabkan goncangan di kota baru. Dua batu besar akan membuat perang yang tidak pernah usai dan Arethusa akan membuat merah sungai yang baru” itu adalah bunyi ramalan dari Nostradamus yang diyakini mengarah pada kejadian serangan World Trade Center pada 11 September 2001. Kata ‘center of the earth’ merujuk pada bangunan World Trade Center yang menjadi pusat perdagangan dan keuangan di Amerika saat itu. ‘Two Great Rocks’ diyakini sebagai Amerika dan Irak yang berperang setelah kejadian ini karena diyakini memiliki senjata pemusnah massal. Sementara Arethusa diyakini sebagai sebutan untuk Osama Bin Laden yang menjadi dalang peristiwa ini, Osama secara kebetulan dilahirkan  di kawasan Laut Merah.

2. Meninggalnya Puteri Diana

The penultimate of the surname of Prophet
Will take Diana [Thursday] for his day and rest:
He will wander because of a frantic head,
And delivering a great people from subjection.

Penggalan ramalan tersebut terdapat pada buku Nostradamus yang berjudul Century 2 pada Quatrains 28. Orang yang membacanya percaya bahwa ini adalah ramalan Nostradamus mengenai kematian dari Puteri Diana. Kalimat pertama ramalan tersebut menyebutkan kata Prophet (Nabi) yang dianggap sebagai Dodi Al-Fayed, kekasi Puteri Diana saat itu yang merupakan anak dari seseorang bernama Mohammad. Nama Diana jelas terpampang pada ramalan diikuti kalimat ‘for his day and rest’ yang dianggap sebagai hari kematian Puteri yang jatuh pada hari Minggu ketika orang-orang sedang beristirahat (rest). Kalimat terakhir berbunyi ‘membuat orang-orang menunduk’ adalah bentuk belasungkawa masyarakat dunia yang memang sangat kehilangan atas kematian puteri yang sangat dermawan ini.

3.Terpilihnya Barrack Obama sebagai Presiden


The great empire will be torn from limb,
The all-powerful one for more than four hundred years:
Great power given to the dark one from slaves come,
The Aryana will not be satisfied thereby.

Seorang professor bernama Eugene Randell, yang menjabat sebagai Deputi Direktur dari Smithsonian Institution Archives mengaku memiliki manuskrip Nostradamus yang sangat langka. Dalam salah satu isi manuskrip tersebut,  tertulis sesuatu yang sangat cocok dengan kepemimpinan Amerika Serikat saat ini. Dalam manuskrip tersebut tertulis pernyataan bahwa sebuah kerajaan yang sangat kuat akan mendobrak tradisinya dengan memberikan kekuasaan terbesarnya pada si hitam yang selama ini menjadi buruh. Pernyataan ini sangat merujuk pada keberadaan Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat kulit hitam pertama. Kaum kulit hitam sejak jaman dahulu diketahui selalu menjadi kaum nomor dua yang dipaksa menjadi budak dari kaum kulit putih.