5 Kisah Nyata Terdampar Di Pulau Tidak Berpenghuni Paling Terkenal Di Dunia

5 Kisah Nyata Terdampar Di Pulau Tidak Berpenghuni Paling Terkenal Di Dunia



5 Kisah Nyata Terdampar Di Pulau Tidak Berpenghuni Paling Terkenal Di Dunia - Pernah melihat film-film yang menceritakan seseorang yang bertahan hidup di sebuah pulau? Seperti diceritakan dalam film yang dibintangi Tom Hanks, berjudul Cast Away, misalnya.

Di sana, Tom Hanks berperan sebagai seorang pegawai FedEx yang harus bertahan hidup selama beberapa tahun di sebuah pulau, sampai akhirnya ia bisa kembali ke peradaban. Setiap harinya, ia harus melalui hidup sendirian, mencari makan, membangun sebuah tempat tinggal yang nyaman, dan berharap setiap saat ada kapal yang lewat yang akan menyelamatkannya.

Kisah tersebut ternyata bukan bualan belaka, di dunia ini juga pernah ada orang-orang yang mengalami hal yang sama. Terdampar di sebuah pulau sendirian dan bertahan hidup di sana.

Inilah 5 kisah orang yang bisa berjuang hidup saat terdampar di sebuah pulau. Kisah nyata ini seperti dilansir oleh Listverse.com.


Pedro de Serrano

Courtesy ListVerse.com

Tak ada yang tahu bagaimana Pedro de Serrano bisa terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni itu. Kabarnya, kapalnya karam dan ia berhasil lolos dengan berbekal baju yang dikenakan dan sebilah pisau.

Di pulau tempat ia terdampar tak ada hewan lain yang hidup selain penyu, sehingga penyu adalah santapan utama Pedro untuk bertahan hidup. Ia akan membunuh penyu tersebut, menguliti, serta memakai cangkangnya untuk mengambil air.

Tiga tahun berlalu, Pedro semakin lama semakin bertahan hidup sebagai manusia liar. Hingga akhirnya seorang nelayan juga terdampar di sana. Awalnya Pedro malah takut, namun akhirnya mereka bisa bekerja sama dan membagi pulau tersebut sebagai wilayah hidup mereka berdua.Mereka sama-sama menunggu ada perahu lain yang bisa menyelamatkannya.


Robert Drury

Courtesy ListVerse.com

Robert Drury adalah seorang pelaut di sebuah kapal bernama The Degrave yang berlayar menyisiri laut pada tahun 1703. Setelah kapalnya hancur, ia dan awak kapalnya terdampar di sebuah pulau di dekat Madagaskar.

Ia dan awaknya memang terdampar di sebuah pulau berpenghuni, namun sialnya penduduk di pulau tersebut malah menangkapnya dan memperlakukannya sebagai budak. Selama 8 tahun ia diperlakukan kasar dan diperbudak oleh penduduk di sana, yang disebut Tandroy. Suku Tandroy ini lebih mirip seperti bajak laut yang kejam seperti di dalam film-film. Namun karena Robert adalah sosok yang tekun dan cakap, ia memikat hati seorang anak kepala suku di sana, dan dinikahkan serta dibebaskan sebagai budak.

Nyaris 15 tahun Robert hidup di bawah tekanan suku Tandroy, akhirnya ia berhasil kabur sendirian dengan menggunakan kapal yang ia temukan. Istrinya sendiri menolak mengikutinya kabur dari pulau tersebut karena percaya bahwa hidupnya tidak akan bahagia.

Robert memang berhasil kabur dan sampai di Afrika, namun sayangnya nasibnya tetap sama, yaitu sebagai budak.


Philip Ashton

Courtesy ListVerse.com

Philip Ashton sedang menikmati liburan di sebuah kapal dengan memancing di area Nova Scotia, 1723 silam. Ia dan teman-teman nelayan kemudian ditangkap oleh bajak laut dan diberi pilihan, ingin mati atau menjadi bajak laut. Karena usianya yang masih muda, 19 tahun, Philip memilih menjadi bajak laut.

Ia hidup di dalam tekanan dan penderitaan sebagai bajak laut, sampai akhirnya ia punya kesempatan untuk kabur. Ia kemudian berhasil kabur dan hidup di dalam hutan sendirian selama seminggu. Ia mengandalkan buah-buahan dan telur penyu yang ia temukan untuk mengisi perutnya.

Setelah 9 bulan terisolasi di dalam pulau tersebut, para pedagang Spanyol kemudian lewat dengan kanonya. Mereka berjanji akan membawa pertolongan untuk Philip serta meninggalkan pisau dan aneka perlengkapan yang bisa digunakan Philip untuk berburu. 7 bulan kemudian, sekelompok pelaut berhasil menyelamatkan Philip dan membawanya pulang ke peradaban.


Robert Jeffery

Courtesy ListVerse.com

Robert Jeffery adalah sosok pelaut muda di kapal Royal Navy pada tahun 1807. Ia sempat ditinggalkan oleh kapten kapalnya yang sudah mabuk.

Pemuda berusia 18 tahun itu kemudian harus bertahan hidup di sebuah pulau kecil tanpa makanan dan tanpa bekal air minum. Jeffery dikabarkan hilang dan tidak diselamatkan oleh kapal Amerika, dugaan mengatakan bahwa ia tenggelam atau mati di pulau tersebut.

Ajaibnya, pada 1810, Jeffery ditemukan hidup sebagai pandai besi dan tinggal di Massachusetts. Ia akhirnya dipertemukan dengan ibunya dan sanak keluarga yang sudah lama merindukannya. Ia dikembalikan ke Inggris, tempat kelahirannya dan disambut dengan riuh ramai.Kapten yang meninggalkannya sendiri akhirnya ditemukan mati karena awak kapalnya membunuhnya.


Bernard Carnot

Courtesy ListVerse.com

Adalah seorang penjaga penginapan yang dituduh melakukan pembunuhan dan kemudian diasingkan di sebuah pulau bernama Devil's Island. Disebut demikian karena pulau tersebut memang mirip dengan neraka, di mana hutan tersebut dipenuhi rawa-rawa, nyamuk, bebatuan dan dikelilingi oleh hiu buas.

Setelah 16 tahun, jejak Bernard hilang begitu saja. Dan seorang pengacara bernama William Willis bertemu dengan ibu Carnot dan mendengarkan ceritanya.

Karena tersentuh, Bernard kemudian berlayar ke Amerika Selatan dan mencari Carnot. Akhirnya ia menemukan Carnot dalam keadaan hidup dan selamat, dengan pakaian yang sudah compang-camping, ia menyerahkan sebuah paspor palsu, uang serta pakaian dan membuat Carnot kabur ke Brazil.

Baca Juga #7 Pulau Bajak Laut Paling Terkenal Di Dunia.